BABELINFONEWS.COM, TUKAK SADAІ — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus mengawal pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Tukak, Kecamatan Tukak Sadai. Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., bersama Wakil Bupati Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau progres pembangunan tersebut, Sabtu (15/8/2026).
Peninjauan turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan Hefi Nuranda, S.T., M.M., sejumlah Kepala OPD serta Camat Tukak Sadai.
Kehadiran pimpinan daerah di lokasi pembangunan dilakukan untuk memastikan program strategis nasional tersebut berjalan sesuai rencana. Selain melihat perkembangan fisik, rombongan juga mencermati sejumlah kendala teknis yang sempat memengaruhi progres pembangunan.
Bupati Riza Herdavid mengungkapkan, peninjauan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait pembangunan KNMP yang sempat mengalami perlambatan.
“Memang ada aduan dari masyarakat terkait pengadaan program prioritas Bapak Presiden, yaitu Kampung Nelayan Merah Putih. Progresnya sempat sedikit tersendat. Namun, setelah kami cek, memang ada kendala-kendala teknis yang bukan karena faktor manusia, melainkan faktor alam,” ujarnya.
Meski sempat terkendala, hasil pengecekan langsung menunjukkan pembangunan KNMP di Desa Tukak saat ini kembali berjalan. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan pun memastikan pemantauan dan pengawalan akan terus dilakukan hingga program tersebut selesai.
“Alhamdulillah, setelah kami cek di sini, semuanya berjalan baik dan progresnya terus berjalan. Kami berharap program strategis Presiden ini dapat terus dilaksanakan dan selesai tepat waktu sehingga memberikan asas manfaat bagi para nelayan di sekitar Tukak Sadai,” imbuhnya.
Menurut Riza, keberadaan KNMP memiliki potensi besar dalam mendukung aktivitas masyarakat nelayan. Hal itu tidak terlepas dari fasilitas yang disiapkan di kawasan tersebut untuk menunjang berbagai kebutuhan nelayan.
Sejumlah fasilitas yang tersedia di antaranya cold storage, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), tempat pelelangan ikan, gudang hingga dermaga.
“Di sini lengkap, ada cold storage, SPBN, tempat pelelangan ikan, gudang, bahkan dermaga. Program ini sangat luar biasa. Kami pastikan kalau program ini selesai, akan sangat membantu nelayan di sekitar Tukak Sadai dan Kabupaten Bangka Selatan,” ungkapnya.
Bupati menegaskan, Pemkab Bangka Selatan tidak ingin program tersebut hanya berhenti pada pembangunan fisik. Pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan pihak terkait agar seluruh fasilitas yang dibangun nantinya benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Kami berkomitmen penuh bagaimana program prioritas Presiden ini akan kami kawal bersama sehingga bisa berjalan dengan baik dan langsung mendapatkan asas manfaat bagi masyarakat Bangka Selatan,” tegasnya.
Riza juga meyakini keberadaan KNMP dapat menjadi salah satu pengungkit aktivitas ekonomi masyarakat nelayan di wilayah Tukak Sadai dan sekitarnya. Dengan tersedianya berbagai fasilitas pendukung, nelayan diharapkan dapat menjalankan aktivitas perikanan secara lebih optimal.
“Kami yakin dengan berjalannya program ini, nelayan akan sangat tertolong dan terbantu. Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden dan kementerian terkait. Kalau program ini sudah berhasil dan memberikan manfaat, kami berharap ke depan juga dapat membantu desa-desa lainnya yang memiliki masyarakat nelayan di Kabupaten Bangka Selatan,” ungkapnya.
Pemkab Bangka Selatan, lanjutnya, akan terus membangun sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pembangunan KNMP berjalan sesuai ketentuan serta mencapai tujuan yang diharapkan.
Bagi pemerintah daerah, keberhasilan KNMP bukan hanya diukur dari rampungnya pembangunan kawasan, tetapi juga dari sejauh mana keberadaan fasilitas tersebut mampu memberikan manfaat nyata dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Lanjut Tinjau Jembatan Garuda
Usai meninjau pembangunan KNMP Desa Tukak, Bupati Riza Herdavid bersama Forkopimda dan rombongan melanjutkan peninjauan ke Jembatan Garuda Sungai Dusun Air Bulang 2, Desa Keposang, Kecamatan Toboali.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat setempat.
Kehadiran Bupati bersama jajaran Forkopimda dan perangkat daerah di lapangan menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menyerap langsung kondisi dan kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Dengan peninjauan tersebut, berbagai kebutuhan yang ditemukan di lapangan diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta kondisi yang ada.
Rangkaian peninjauan ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemkab Bangka Selatan untuk tidak hanya mengawal program strategis nasional yang berdampak pada sektor perikanan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat di bidang infrastruktur terus mendapat perhatian.




















