BABELINFONEWS.COM, PANGKALPINANG – Memasuki era kepemimpinan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Udin, bersama Wakil Wali Kota Cece Dessy, Pemerintah Kota Pangkalpinang mulai mengagendakan aksi gotong royong bersih-bersih pasar sebagai langkah awal pembenahan lingkungan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Udin, mengajak seluruh pedagang untuk berperan aktif menjaga kebersihan lapak masing-masing, terutama setelah aktivitas jual beli selesai. Menurutnya, kebersihan pasar menjadi faktor penting dalam menciptakan kenyamanan sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat.

“Kebersihan pasar harus menjadi tanggung jawab bersama. Jika pasar bersih, masyarakat nyaman, dan aktivitas ekonomi juga akan semakin meningkat,” ujarnya.
Kepala Dinas terkait, Saparudin, menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih pasar tersebut akan dijadikan agenda rutin bulanan dan dilaksanakan secara bergilir di empat pasar utama di Kota Pangkalpinang.
“Kita targetkan setiap pasar mendapat giliran minimal satu kali dalam sebulan. Pemerintah kota juga telah membentuk tim khusus yang melibatkan petugas kebersihan, perawatan lingkungan, serta dukungan teknis lainnya,” jelas Saparudin.

Untuk mendukung efektivitas kegiatan, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga merencanakan pemasangan sistem semprotan air permanen melalui kerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Langkah ini dilakukan agar proses pembersihan pasar tidak lagi bergantung pada armada pemadam kebakaran.
Selain fokus pada kebersihan, Pemkot Pangkalpinang saat ini juga tengah memproses rencana revitalisasi Pasar Pagi melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Proposal revitalisasi diketahui telah diajukan sejak November tahun lalu dan kini masih dalam tahap evaluasi.
“Pasar Pagi terakhir direvitalisasi pada tahun 2011. Sudah waktunya dilakukan pembaruan agar lebih layak, bersih, dan representatif,” tambahnya.
Rencana revitalisasi tersebut mencakup perbaikan menyeluruh terhadap kios serta fasilitas penunjang lainnya. Selain itu, lantai dua pasar akan dioptimalkan menjadi ruang multifungsi yang meliputi area pelayanan publik, fasilitas perbankan, aula, pusat kuliner, hingga sarana ibadah.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap Pasar Pagi dapat tampil lebih tertata, bersih, dan modern, serta mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi yang nyaman bagi masyarakat.
Upaya pembenahan pasar ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan lingkungan publik yang sehat, sekaligus memperkuat peran pasar tradisional sebagai tulang punggung perekonomian rakyat.














