Ramadhan Berkah, Tim BAHER Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Lansia Dhuafa

BABELINFONEWS.COM, TOBOALI — Momentum datangnya bulan suci Ramadhan kembali dimaknai sebagai ruang memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Di tengah semangat ibadah umat Islam, aksi nyata berbagi kepada sesama menjadi cerminan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual spiritual, tetapi juga tentang empati dan solidaritas.

Komitmen itu ditunjukkan Tim BAHER melalui kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan sembako kepada para lansia dhuafa. Program ini menjadi bagian dari upaya menyambut bulan penuh berkah dengan semangat berbagi serta mempererat tali kemanusiaan di tengah masyarakat.

Penyaluran bantuan dilakukan dalam dua tahap. Kamis (26/2/2026) menjadi fase pertama, dengan distribusi paket sembako di sejumlah wilayah, meliputi Air Aceng, Kampung Lalang, Kampung Malang, Kampung Baru, Lalang Tunu, Gang Merbau, Tebing Panjang, dan Temayeng.

Ketua Tim BAHER, Harry Andriantoni Pria atau yang akrab disapa Hayi, menyampaikan bahwa Ramadhan seharusnya menjadi momentum untuk menghadirkan empati dalam tindakan nyata, bukan hanya menahan lapar dan dahaga.

“Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Kami ingin keberkahan itu dapat dirasakan langsung oleh saudara-saudara kita, terutama para lansia dhuafa. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka dan membawa kebahagiaan dalam menyambut ibadah puasa,” ujarnya.

Paket sembako yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan pokok, di antaranya beras 5 kilogram, mie instan goreng dan kuah masing-masing 5 bungkus, sarden 2 kaleng, telur 5 butir, biskuit 2 bungkus, susu 1 kaleng, minyak goreng 1 liter, serta satu botol sirup Marjan sebagai pelengkap suasana berbuka puasa.

Bagi para penerima, bantuan tersebut bukan semata soal nilai materi, tetapi wujud kepedulian dan kehadiran sosial di tengah keterbatasan. Raut haru dan senyum para lansia menjadi gambaran bahwa perhatian kecil dapat menghadirkan arti besar.

Tim BAHER menegaskan komitmennya untuk terus terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bentuk konsistensi kepedulian terhadap sesama. Di bulan suci Ramadhan ini, semangat berbagi diharapkan terus tumbuh sebagai jembatan solidaritas, sekaligus menumbuhkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Pos terkait